The Greatest Love of All” merupakan lagu yang  sangat inspirasional bagi orang tua, anak, pendidik dan anak didik. The Greatest Love of All” ditulis oleh Michael Masser dan Linda Creed dan dibawakan pertama kali oleh  George Benson pada tahun 1977. Lagu ini kemudian dipopulerkan oleh Whitney Houston (Wikipedia).

Inilah lirik  lengkap lagunya :

I believe the children are our  future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children’s laughter remind us how we used to be
Everybody searching for a hero
People need someone to look up to
I never found anyone to fulfill my needs
A lonely place to be
So I learned to depend on me

I decided long ago, never to walk in anyone’s shadows
If I fail, if I succeed
At least I live as I believe
No matter what they take from me
They can’t take away my dignity
Because the greatest love of all
Is happening to me
I found the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greatest love of all

I believe the children are our future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children’s laughter remind us how we used to be

And if by chance, that special place
That you’ve been dreaming of
Leads you to a lonely place
Find your strength in love

Secara garis besar lirik lagu ini menyatakan bahwa anak-anak adalah masa depan kita. Didiklah mereka dengan baik dan biarkan mereka menemukan jalannya. Tugas orang tua dan pendidik hanyalah menunjukkan potensi yang mereka miliki dan membangkitkan harga diri dan kebanggaan mereka.

Setiap anak dalam masa pencarian identitas diri tentu membutuhkan pahlawan yang bisa menjadi panutan atau role model.  Tidak mesti pahlawan itu bisa ditemukan  bahkan kalau yang dilihat tidak seperti yang diharapkan bisa membuat kecewa atau frustasi. Karena itu cara yang tepat adalah dengan mengolah apa yang ada dalam diri anak sendiri, belajar mandiri, tergantung dan percaya pada kekuatan sendiri. Tidak mengekor cara dan jalan orang lain. Tidak berada di bawah bayang-bayang orang lain.

Dengan menjadi diri sendiri , maka segala kegagalan dan keberhasilan adalah usaha keras sendiri bukan karena orang lain. Kesuksesan yang diraih atas jerih payah sendiri akan membangkitkan harga diri. Karena itu, cinta yang terbesar ada dari dalam diri seseorang. Tugas pendidik adalah membantu anak didik memukan cinta terbesar itu.

Mengutip puisi Kahlil Gibran tentang anak, sebagai pendidik dan orang tua, kita ini ibarat busur-busur tempat anak-anak panah yang hidup diluncurkan. Inilah puisi terkenal Gibran tentang anak :

ANAK  (Khalil Gibran)

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu.
Mereka adalah putra putri dari kehidupan yang merindukan dirinya sendiri,
Mereka datang melaluimu tetapi bukan darimu,
Dan walaupun mereka tinggal bersamamu, mereka bukanlah milikmu.

Kau dapat memberikan kasih-sayangmu tetapi tidak pikiranmu,
Karena mereka mempunyai pemikiran sendiri.

Kau dapat memberikan tempat untuk raga tetapi tidak untuk jiwa mereka,
Karena jiwa mereka menghuni rumah masa depan, yang tak dapat kau kunjungi, bahkan tak juga dalam mimpi-mimpimu.

Kau dapat berupaya keras untuk menjadi seperti mereka, tetapi jangan mencoba membuat mereka sepertimu,
Karena kehidupan tidak berjalan ke belakang juga tak tinggal di masa lalu.

Kau adalah busur dari mana anak-anakmu melesat ke depan sebagai anak panah hidup…
Sang pemanah melihat sasaran di atas jalur di tengah keabadian, dan DIA meliukkanmu dengan kekuatanNYA sehingga anak panahNYA dapat melesat dengan cepat dan jauh.
Biarkanlah liukkanmu di tangan sang pemanah menjadi keceriaan;
Bahkan DIA pun mengasihi anak panah yang terbang, demikian juga DIA mengasihi busur yang mantap.

Semoga lagu  GREATEST LOVE  OF  ALL dan puisi Gibran semakin menyadarkan  kita akan panggilan dan esensi pengabdian  di dunia  pendidikan.

Gambar : accordcorp.org