Tak terasa tahun 2013 akan segera berakhir dan satu minggu lagi kita akan memasuki Tahun Baru 2014.  Memasuki Tahun Baru selalu diawali dengan harapan dan doa agar di tahun yang baru kondisi dunia  lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Namun, di  setiap akhir tahun tetap saja ada catatan-catatan buram tentang polah tingkah manusia yang tinggal di dalamnya. Tahun demi tahun silih berganti,  dunia belum juga lepas dari kisah seputar konflik, peperangan, rebutan kekuasaan, kerakusan, keegoisan, penindasan, dan sejenisnya.

new year1Di awal tahun  2013, kita menapaki kehidupan dengan harapan akan dunia yang lebih damai dan sejahtera.  Namun apa yang terjadi ?  Peperangan dan perebutan kekuasaan sampai saat ini masih terus terjadi di beberapa negara di Timur Tengah.  Sudah ribuan nyawa manusia melayang akibat rebutan kuasa politik di Mesir dan Suriah.  Ternyata dunia masih jauh dari damai. Di Indonesia, publik dipaksa menonton kerakusan para koruptor yang menilap bermilyar-milyar uang negara untuk kepentingan diri dan kelompoknya. Akibatnya, rakyat Indonesia tidak kunjung sejahtera.

Dunia memang bukan surga karena dihuni manusia, bukan malaikat. Meskipun begitu, dunia juga bukanlah neraka yang semua penghuninya para pendosa. Selalu saja ada manusia-manusia yang baik– dan saya percaya  pada dasarnya manusia adalah baik. Ibarat benih dia akan tumbuh berkembang dan memberikan buah yang baik jika ditanam di tanah atau media yang baik pula.  Menciptakan media (lingkungan dan sistem) bagi tumbuh kembang benih (manusia) yang baik adalah cara menciptakan “surga” di dunia.

Kebetulan akhir tahun berdekatan dengan Natal. Perayaan Natal dan Tahun Baru membawa pesan yang kompatibel : Natal untuk mengenang kelahiran Yesus Kristus Sang Pembawa Pesan Damai dan Sejahtera bagi dunia, sedang Tahun Baru sebagai gerbang pembuka hari baru dan harapan baru.  Esensi Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah panggilan agar manusia ingat kembali dengan misi keberadaannya di dunia yaitu merawat dan memelihara dunia serta memanfaatkan  alam dan segala isinya dengan bijaksana, sehingga menjadikan dunia sebagai tempat tinggal yang nyaman dihuni semua makhluk. Tugas menyediakan media bagi terciptanya “surga” di dunia adalah perintah Tuhan pada manusia.

Di penghujung tahun 2013  dan sekaligus menyambut kedatangan Tahun Baru 2014, saya lantunkan doa dan harapan bagi dunia dan negaraku tercinta Indonesia lewat lagu My Grown Up Christmas List.  Lagu pop karya musisi David Foster yang liriknya ditulis oleh Linda Thompson-Jenner  ini bicara tentang hadiah Natal yang diinginkan semua manusia dewasa, bukan kado dan pesta-pesta tapi dunia yang damai sebagaimana tergambar  di satu bait lirik berikut :

No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end

Dunia tanpa konflik dan peperangan. Tidak ada nyawa manusia yang terenggut paksa sebagai korban ambisi manusia berebut kuasa. Tak ada lagi sakit hati dan dendam, yang ada hanyalah persahabatan dan cinta kasih yang tak berkesudahan. Inilah  hadiah Natal terindah menurut lagu My Grown Up Christmas List.

Akhirnya, saya ucapkan Selamat Natal khusus bagi teman-teman Kristiani dan selamat menyambut Tahun Baru 2014 untuk  semua sahabat. Meski dunia yang damai sejahtera tak kunjung hadir, janganlah itu menjadikan kita putus harapan. Tetap memelihara keyakinan dan harapan, dan bertindak sekecil apapun yang kita mampu untuk mewujudkan “surga” di sekitar kita. Itu yang bisa kita lakukan.

=====================

Jika ingin mendengarkan merdu dan indahnya pesan lagu ini bisa diklik  versi   Kelly Clarkson  ini atau versi  Michael Buble

Berikut bunyi lirik lengkap lagu My Grown Up Christmas list :

Do you remember me
I sat upon your knee
I wrote to you with childhood fantasies
Well I’m all grown up now
And still need help somehow
I’m not a child but my heart still can dream

So here’s my lifelong wish
My grown up Christmas list
Not for myself but for a world in need


pastiche.squidoo com peace-clipartNo more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown up Christmas list

As children we believe
The grandest sight to see
Was something lovely wrapped beneath the tree
But Heaven only knows
That packages and bows
Can never heal a heartached human soul

No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown up Christmas list

What is this illusion called the innocence of youth
Maybe only in our blind belief can we ever find the truth

No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown up Christmas list
This is my only lifelong wish
This is my grown up Christmas list

Artikel terkait :

Perayaan Natal : Selebrasi atau Refleksi ?

Tentang Waktu , Perjalanan Hidup Manusia dan Selebrasi

Gambar : sriyuliani.staff.fisip.uns dan pastiche.squidoo. com