Archive for the ‘Opini’ Category

Ranjau paku dan soal moralitas sosial

awas-pakuAda berita di Kompas 6 dan 7 Januari 2013 yang bikin saya geleng-geleng kepala, bener-bener nggak habis pikir  yakni soal ratusan kilogram paku yang ditebar di jalanan besar di ibukota Jakarta. Paku-paku ini sengaja disebar, di dekat lokasi tambal ban untuk menjebak pengendara sepeda motor agar terpaksa menambalkan ban motornya yang kempes. Ranjau paku istilah yang sangat tepat.  Ingin tahu apa hubungan ranjau paku dengan moralitas sosial ? Silahkan klik  T U L I S A N    I N I

Gambar : http://udangmabok.files.wordpress.com/

Miss World 2013 di Indonesia : Kontes Kecantikan dililit Kepentingan Ideologis dan Politik

miss-universe-dreamstime comKontroversi seputar penyelenggaraan Miss World di Indonesia saat ini tengah jadi isu panas. Ada banyak pertanyaan yang menarik untuk dicari jawabnya seperti : kenapa kontes kecantikan yang kontroversial ini akhirnya bisa diselenggarakan di Indonesia? Kalau sudah tahu akan banyak penolakan terhadap kontes pamer tubuh perempuan kok akhirnya pemerintah memberikan ijin?Kenapa akhirnya pemerintah merubah ijin yang telah dikeluarkannya justru pada saat acara itu sudah dipersiapkan dan tidak mungkin dibatalkan lagi ? Kepentingan apayang sesungguhnya bermain dibalik penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia ini? Jika tertarik silahkan klik OPINI INI

Apa dan Siapa Presiden Idola Indonesia 2014 (versi saya)

Pemilihan Presiden Indonesia masih tahun 2014. Tapi rasa-rasanya saat ini seperti sudah berada dalam masa kampanye. Satu persatu muncul figur-figur publik yang mengkampanyekan dirinya sebagai calon Presiden Indonesia. Ada yang terang-terangan mencalonkan diri, ada pula yang menunjukkan sinyal atau diprediksi hendak mencalonkan diri. Bahkanbaru saja partai Hanura secara resmi mencalonkan Wiranto dan Hary Tanoesudibyo sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden.

Siapa figur publik yang cocok sebagai Presiden Indonesia? Jika ingin tahu  pendapat saya tentang profil Presiden Idola Indonesia 2014 silahkan klik OPINI INI

(Tubuh) Perempuan dan Moralitas Politik

dreamstime com-appleLaki-laki boleh jadi mendominasi  ranah politik, tapi hati-hati bangunan kekuasaan yang sekokoh apapun bisa runtuh gara-gara perempuan.   Perempuan si makhluk lemah dan lembut, dengan segala keterbatasannya ternyata punya invisible power. Kekuasaan apa yang dimiliki perempuan sehingga bisa mengacaukan dunia politik? Bila ingin tahu, silahkan klik  TULISAN INI.

Gambar : dreamstime.com

Bicara soal Korupsi di Hari Anti Korupsi Sedunia

stop-corruption-24887628-dreamtimes comBesok  tanggal 9 Desember  dunia akan memperingati Hari Anti Korupsi. Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia dirayakan tiap tahun sejak PBB mengeluarkan Konvensi Anti Korupsi pada 31 Oktober 2003. Bicara soal korupsi di Indonesia , rasanya sudah capek dan males.  Pokoknya  tidak tahu mesti omong apalagi. Sudah banyak teori, analisis, asumsi  tentang korupsi di Indonesia dan ini semua tidak berdampak apa pun. Dari tahun ke tahun Indeks Persepsi Korupsi Indonesia masih stagnan di skor itu-itu saja. Tapi melawan korupsi kita tidak boleh gampang capek dan menyerah. Untuk itu di Hari Anti Korupsi ini kita segarkan semangat kita untuk perang melawan musuh terberat Indonesia ini. Jika tertarik menyimak refleksi soal korupsi di Indonesia silahkan simak  OPINI INI

Gambar : http://www.dreamstime.com

Etika Administrasi Negara dan Rasa Keadaban Publik : Belajar dari Kasus Bupati Garut

www paigntonacademy netMedia massa – elektronik dan internet –  tengah dapat umpan segar yang seksi untuk dieksploitasi : kasus kawin siri Bupati Garut yang hanya bertahan empat hari dan diakhiri talak cerai melalui sms dengan alasan yang terkesan melecehkan perempuan.  Perilaku Bupati Garut ini memancing hujatan, makian, sumpah serapah , protes dan penghakiman publik.  Mengapa publik bereaksi sedemikian keras ? Jika ingin tahu jawabnya, silahkan klik OPINI INI

Gambar : www.paigntonacademy.net

Seputar Maaf dan Memaafkan

fr 123rf com - ramadhanBesok  -tanggal 19 Agustus 2012 – kita merayakan Hari Lebaran atau Idul Fitri. Lebaran di Indonesia tidak sekedar perayaan keagamaan yang dijalankan oleh pemeluk agama Islam, tapi telah menjadi ritual budaya yang dilakoni oleh semua lapisan masyarakat.  Di hari ini, kata “maaf” atau lengkapnya “maaf lahir dan batin” menjadi kata yang akan sering diucapkan. Mumpung ini momen lebaran yuk kita mengulas seputar maaf memaafkan.

Jika tertarik, silahkan klik  OPINI INI

Gambar :fr.123rf.com

Kampanye Politik di Jaman Internet

beningpost comPilgub DKI Jakarta tahun 2012 memang menarik  untuk diamati. Bukan hanya soal isu SARA yang heboh itu. Tapi model atau cara baru berkampanye yang semakin kreatif dan inovatif berkat  bantuan tehnologi internet. Di kota-kota besar, internet telah memindahkan medan kontestasi politik dari lapangan-lapangan ke dunia maya. Konsentrasi massa tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Dunia maya adalah lahan kampanye yang bisa menampung jumlah massa yang tanpa batas. Disini setiap individu bisa menjadi jurkam bagi kandidat yang didukungnya.

Pertanyaannya : apakah model kampanye via internet atau media sosial cukup efektif untuk meraih dukungan suara pemilih ? Apa keterbatasan kampanye lewat dunia maya? Jika ingin tahu jawaban pertanyaan ini, silahkan klik OPINI INI

Gambar :beningpost.com

Identitas Kultural dan Politik

diverse_babies_of_various_ethnicities_kidclipart netIdentitas kultural , utamanya ras dan etnis  menjadi isu yang sensitif untuk dibicarakan di Indonesia. Di era Orde Baru, isu seputar ras dan etnis ditambah dengan isu agama dan golongan diberi istilah sebagai isu SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Keberagaman suku, ras dan agama adalah realitas sekaligus keunikan dan kekayaan Indonesia. Bila keberagaman identitas dari sisi budaya relatif mudah diterima bahkan diadopsi, tidak demikian halnya dengan keberagam identitas kultural di ranah politik praktis. Ras, etnisitas dan agama jika masuk ke praktek politik ternyata menghasilkan kontroversi, pro-kontra dan perdebatan panas seputar identitas primordial dan isu SARA yang tak ada matinya.

Saya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang identitas kultural di ranah politik setelah mengamati maraknya isu SARA selama proses Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Jika tertarik dengan isu identitas kultural dalam kontestasi politik di Indonesia, bisa klik  OPINI INI

Gambar : clipart.net

Fashion dan Politik : Belajar dari Euforia Politik Pilgub DKI Jakarta

davinanews comSaat ini masyarakat dan media massa tengah dilanda euforia Jokowi – Walikota Solo yang memenangkan putaran pertama kompetisi politik Pilihan Gubernur DKI Jakarta. Banyak  pendapat dan analisa bermunculan dan mencoba menjelaskan faktor-faktor penyebab kemenangan yang tidak terduga dan sekaligus menjungkirbalikkan prediksi lembaga survei yang sebagian besar meramalkan kemenangan pasangan Fauzi Bowo-Nara.

Saya tidak ingin ikut-ikutan membuat tulisan yang menyoroti seputar kemenangan Jokowi atau mengelu-elukan figur Jokowi secara berlebihan.  Saya lebih tertarik dengan fenomena baju kotak-kotak  dengan dominasi warna merah dan biru tua yang dikenakan sebagai seragam kampanye  pasangan Jokowi-Ahok.

Gara-gara  Jokowi baju kotak-kotak saat ini menjadi sangat politis. Bagaimana bisa baju yang fungsi dasarnya sebagai penutup tubuh berubah menjadi simbol kuasa bak magnit yang mempengaruhi perilaku banyak orang? Jika ingin tahu jawabnya, silahkan klik OPINI INI

Gambar : davinanews.com

Categories
Links: