genderPernah suatu ketika bertemu waria ? Bagaimana perasaannya  ? Takut, jijik dan berusaha cepat-cepat menghindar  atau malahan mentertawakan, mengejek, dan melecehkan ?

Bagaimana kalau pas naik transportasi umum ada waria ikut naik kebetulan bangku kosong hanya tersisa satu di sebelahmu. Mau berbagi tempat duduk dengan waria? Saya yakin kebanyakan kita akan jijik dan   risih dan  memilih turun di tengah jalan saja ketimbang harus duduk bersebelahan dengan waria.

Pernahkan terbersit di pikiran kita untuk merenungkan keberadaan  manusia “aneh”  yang disingkirkan oleh masyarakat ini? Sadarkah kita bahwa ada sekelompok manusia  yang sulit untuk mengakses fasilitas publik yang bagi kita sangat sederhana dan mudah dinikmati , tapi bagi mereka   merupakan barang yang mewah misalnya mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), naik bis kota atau kereta api, mendapatkan pelayanan kesehatan dan  rawat inap di rumah sakit atau sekedar buang air di toilet umum. Itu semua dialami kaum waria.

Ingin tahu lebih jauh tentang mengapa waria diasingkan oleh masyarakat? Silahkan simak TULISAN INI .  Jika ingin tahu  mengapa  waria sulit mendapatkan pelayanan publik dan faktor-faktor penyebabnya,  silahkan baca  ARTIKEL  ini.

Gambar :

Gender by J.Johnson – www.artisrising.com