Etika merupakan dimensi yang penting dalam administrasi negara . Etika dalam administrasi negara adalah aplikasi dari prinsip-prinsip moral dalam perilaku pejabat pada sebuah organisasi publik atau birokrasi. Pejabat negara menjalankan  mandat kepentingan publik sehingga dalam bertindak, membuat pernyataan, membuat keputusan, semuanya harus mencerminkan nilai-nilai kepentingan publik bukan kepentingan pribadi atau golongan. Karena itu, Cooper (dalam Frederickson,1997:160) menyebut nilai-nilai etika adalah jiwa atau nyawa dari administrasi negara (values are the soul of public administration).

Sebagai roh atau jiwa, etika administrasi negara   akan menentukan keberhasilan dan kelangsungan hidup organisasi. Kode etik atau kesepakatan nilai bersama yang sering dilanggar akan menjadi budaya etika yang buruk. Budaya etika yang buruk akan membuat pegawai berpribadi buruk mempunyai lisensi untuk menjadi semakin buruk, pegawai yang pada dasarnya berpribadi baik menjadi terdorong atau terpengaruh untuk ikut buruk, akibatnya penyimpangan etika publik diterima sebagai hal yang lumrah. Inilah yang berkontribusi pada pembusukan birokrasi.

Apa itu etika administrasi negara , mengapa etika itu penting dan etika apa yang menjadi acuan dalam pelaksanaan administrasi negara , khususnya di Indonesia, akan diulas dalam  ARTIKEL INI  

Gambar :themarketingbureau.co.nz