beningpost comPilgub DKI Jakarta tahun 2012 memang menarik  untuk diamati. Bukan hanya soal isu SARA yang heboh itu. Tapi model atau cara baru berkampanye yang semakin kreatif dan inovatif berkat  bantuan tehnologi internet. Di kota-kota besar, internet telah memindahkan medan kontestasi politik dari lapangan-lapangan ke dunia maya. Konsentrasi massa tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Dunia maya adalah lahan kampanye yang bisa menampung jumlah massa yang tanpa batas. Disini setiap individu bisa menjadi jurkam bagi kandidat yang didukungnya.

Pertanyaannya : apakah model kampanye via internet atau media sosial cukup efektif untuk meraih dukungan suara pemilih ? Apa keterbatasan kampanye lewat dunia maya? Jika ingin tahu jawaban pertanyaan ini, silahkan klik OPINI INI

Gambar :beningpost.com