Ada pendapat yang menyatakan bahwa kemampuan manusia untuk membayangkan, menafsirkan dan membangun gagasan itu laksana lautan – luas dan tidak ada batasnya. Khayalan, imajinasi dan daya kreasi otak manusia itu bisa mengembara menjelajah ke wilayah mana pun.

Apakah berimajinasi itu hanya kemampuan yang dimiliki manusia? Apakah binatang itu bisa melamun, bisa berimajinasi seperti manusia? Jawabnya jelas tidak. Perilaku hewan hanya didorong oleh naluri atau instingnya untuk bertahan hidup atau kebutuhan prokreasi. Berpikir dan berimajinasi itu spesifik kemampuan manusia. Karena itulah, sikap dan perilaku  manusia itu tidak semata didorong oleh naluri atau instingnya tapi ditentukan  oleh cara berpikirnya. “You are what you think” atau “It is all in the mind”.

Persoalannya manusia seringkali menyalahkan atau mengkambinghitamkan factor-faktor di luar dirinya sebagai penyebab dilakukannya suatu tindakan padahal sesungguhnya pemicunya ada di otak atau pikiran manusia itu sendiri.

Ingin tahu contoh bagaimana luas dan liarnya  pikiran dan imajinasi manusia? Silahkan baca  INTERMEZZO ini.

Gambar: ukulhuda.blogspot.com