Archive for July, 2011

Fashion : Membebaskan atau Menindas Perempuan ?

Your clothes conceal much of your beauty, yet they hide not the unbeautiful  (Kahlil Gibran)

Bagi perempuan, fashion – cara dan gaya berpakaian- tidak hanya mempunyai nilai fungsional untuk menutup dan melindungi tubuh.  Pakaian yang menempel di tubuh perempuan merupakan simbol banyak kepentingan : status sosial, ekonomi, politik, norma, etika dan estetika. Sejarah mencatat betapa tubuh perempuan menanggung beban berat karena simbol-simbol yang dilekatkan kepadanya. Penggunaan korset pada zaman Victoria di Inggris, pengecilan kaki (foot binding) di Cina atau gelang-gelang di  leher perempuan suku Karen di Thailand menjadi bukti nyata sejarah penindasan fashion kepada kaum perempuan atas nama kepentingan identitas, status sosial atau kecantikan.

Fashion dan perempuan memang menjadi perdebatan yang tak ada matinya. Apakah perempuan modern saat ini telah terbebas atau justru semakin  terbelenggu oleh penindasan fashion?  Silahkan baca INTERMEZZO ini

Tentang Imajinasi Manusia

Ada pendapat yang menyatakan bahwa kemampuan manusia untuk membayangkan, menafsirkan dan membangun gagasan itu laksana lautan – luas dan tidak ada batasnya. Khayalan, imajinasi dan daya kreasi otak manusia itu bisa mengembara menjelajah ke wilayah mana pun.

Apakah berimajinasi itu hanya kemampuan yang dimiliki manusia? Apakah binatang itu bisa melamun, bisa berimajinasi seperti manusia? Jawabnya jelas tidak. Perilaku hewan hanya didorong oleh naluri atau instingnya untuk bertahan hidup atau kebutuhan prokreasi. Berpikir dan berimajinasi itu spesifik kemampuan manusia. Karena itulah, sikap dan perilaku  manusia itu tidak semata didorong oleh naluri atau instingnya tapi ditentukan  oleh cara berpikirnya. “You are what you think” atau “It is all in the mind”.

Persoalannya manusia seringkali menyalahkan atau mengkambinghitamkan factor-faktor di luar dirinya sebagai penyebab dilakukannya suatu tindakan padahal sesungguhnya pemicunya ada di otak atau pikiran manusia itu sendiri.

Ingin tahu contoh bagaimana luas dan liarnya  pikiran dan imajinasi manusia? Silahkan baca  INTERMEZZO ini.

Gambar: ukulhuda.blogspot.com

Categories
  • No categories
Links: